Thursday, February 9, 2012

Leishmania


Title: Leishmania — Leishmaniasis

Introduction: Leishmania is the protozoan parasite that is responsible for the disease Leishmaniasis.  There are around 20 different species of Leishmania. It is a vector borne disease transmitted to humans and other vertebrates by sand flies.  Symptoms of the disease range from confined skin ulcers (cutaneous Leishmaniasis) to potentially lethal systemic infection (visceral Leishmaniasis)1.  Leishmaniasis is most common in Mexico, Central America, South America (excluding Uraguay and Chile), most parts of Asia, the Middle East, Africa, and Southern Europe.  Many different sand fly vectors have adapted to different climates and environments and have the potential to continue to adapt and extend their georgraphic range. 1

 2

Symbiont Description:  Leishmania is the genus name of the protozoan parasite. There are over 20 different species of Leishmania that live in various subtropical/tropical regions of the world. 

Host Description:  In the first stage of life, sandflies serve as the host for leishmania.   The second stage of life occurs when a sandfly bites a vertebrate for a blood snack.  Common vertebrates that leishmania live in include humans, dogs, and other mammals. 

Life Cycle: There are two distinct stages during the lifecycle of Leishmania.  First, a sand fly infected with the parasite bites a human and injects the parasite (which is in the Promastigote stage) into the skin.  The Promastigote is phagocytized by macrophages, which transform the Promastigote into Amastigotes.   The Amastigotes multiply in various tissues throughout the body.  A sand fly bites an infected individual and the Amastigotes turns into the Promastigote stage when it reaches the midgut of the fly.  The Amastigotes multiplies throughout the sand fly and the cycle starts all over again.1


Ecology:  Leishmaniasis occurs in two different forms, cutaneous and visceral.  Cutaneous Leishmaniasis is much more common and is characterized by skin ulcers.  Visceral Leishmaniasis is a lot more serious including extreme weight loss, inflammation of the liver and spleen and reduced red blood cell count which can ultimately lead to death.  90% of VL occurs in India, Bangladesh, Nepal, Sudan, Etiopia, and Brazil1.  90% of CL occurs in Afghanistan, Algeria, Iran, Saudi Arabia, Syria, Brazil, Columbia, Peru and Bolivia1.  The disease does not spread epidemically unless humans are involved. 

An Example of Vector Born Transmission:  Vector Born transmission occurs when the vector spreads the disease.  The most common vectors that spread diseases are arthropods, which account for 85% of all known animal species3.  The arthropods spread the disease by either biting or stinging.  In the case of Leishmaniasis, the sand fly is the vector.  It bites various vertebrates and injects the Leishmaniasis into the skin.

References:
1.    1.  http://www.cdc.gov/parasites/leishmaniasis/biology.html
2.    2.  http://www.iayork.com/Images/2008/7-27-08/070617_leishmania_300.jpg
3.    3.  http://www.enotes.com/vector-borne-diseases-reference/vector-borne-diseases

2 comments:

  1. Ejakulasi dini ialah urusan seksual yg dialami oleh laki laki. Ejakulasi dini yakni keadaan di mana laki-laki menyusun air mani, sebentar sesudah melaksanakan penetrasi ke pada pepek. faktor ini pasti saja, mengadakan ketidakpuasaan seksual terhadap pasangannya.

    satu orang laki laki menggondol ejakulasi dini ditandai dgn terjadinya ejakulasi pada wahid menit sesudah jalankan penetrasi ke vagina.

    Penyebab ejakulasi dini umumnya disebabkan oleh 2 aspek :

    1.Faktor psikologis
    sekian banyak penyigian mengekspresikan, bahwa penyebab penting terjadinya ejakulasi dini disebabkan oleh elemen psikologis. di mana laki laki merasa resah, sebab bimbang tak sanggup menurunkan kepuasaan guna pasangan. Berikut ini yaitu sekian banyak perihal psikologis lain yg bisa memunculkan terjadinya ejakulasi dini:

    2.Disfungsi ereksi
    Disfungsi ereksi umumnya disebabkan lantaran laki-laki merasa khawatir guna sanggup membentengi ereksi sewaktu pertalian seksual. faktor tertera kian dapat mencetak susunan pikir bagi serentak ejakulasi.

    Peringatan : Sekali lagi apabila anda merasa artikel ana belum terang atau ada hal lain, sehingga kamu dapat klik Chat Online, di mana profesional saya dapat menjawab keluhan kamu, atau hubungi nomer (021)-62303060. Klinik Apollo Jakarta mengharapkan mudah-mudahan kamu selalu sembuh.

    Klinik Apollo Andrologi | Pengobatan kulup panjang

    Metode sunat klinik apollo | Sunat modern biaya terjangkau

    Dokter spesialis | Free Chat

    ReplyDelete
  2. Bagaimana mengobati kencing nanah tanpa obat?

    Mengobati kencing nanah tanpa obat mungkin sangat kecil kemungkinan yang bisa dilakukan dengan cara ini. Karena jika anda menderita penyakit maka anda harus melakukan pemeriksaan dan pengobatan dengan dokter yang tentunya akan diberikan obat yang sesuai dengan penyebabnya.
    Apa yang anda rasakan jika anda terkena atau terinfeksi penyakit menular seksual ini?

    1. Stress, Malu, Takut di Kucilkan
    2. Putus asa
    3. Malu untuk melakukan pemeriksaan dengan dokter

    "Jika anda merasakan gejala atau tanda2 kencing nanah, jangan merasa malu untuk melakukan pemeriksaan. segera lakukan pengobatan secepat mungkin untuk membantu anda agar terhindar dari infeksi penyakit lain yang dapat di timbulkan dari penyakit kencing nanah."
    Silahkan konsultasikan keluhan yang anda rasakan pada kami. Klinik apollo merupakan salah satu klinik sepesialis kulit dan klamin terbaik di jakata. Ditunjang tekhnologi modern serta dokter yang sudah berpengalaman dibidangnya, kami dapat membantu memberikan solusi untuk keluhan penyakit kelamin yang anda rasakan.

    Kunjungi halaman facebook kami di : Klinik Spesialis Kelamin Apollo

    Kulup panjang | Kulup bermasalah tidak usah mau sunat

    Ejakulasi dini bisa sembuh | Sunat dewasa di klinik apollo

    Chat | Klini chat

    ReplyDelete